Rabu, 19 Agustus 2009

5th Day: Go Back!

Malam yang tenang mengalun dengan damai. Seperti irama dari sebuah lagu. Lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi yang tak asing lagi di telinga kalian. Namun, lagu itu tiba-tiba berhenti ketika bis menepi. Saat itu menunjukkan pukul 04.53 WIB. Sudah subuh. Bis menepi ke sebuah masjid yang masih dalam tahap pembangunan, namun sudah bisa digunakan. Kita semua turun untuk menunaikan Sholat Subuh.

Ketika itu, kita berada di Tuban, Jawa Timur. Udara masih dingin. Namun tidak begitu menusuk tulang. Selesai Sholat Subuh, semua peserta langsung naik ke bis lagi. Dan melanjutkan perjalanan....

Matahari menyapa... Kita masih dalam perjalanan untuk transit di RM Wahyu Utama. Untuk sarapan tentunya. Tepat pukul 07.12 WIB kita sampai di RM Wahyu Utama yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kita semua langsung menunaikan kewajiban kita untuk mengisi perut. Dan kegiatan sampingan, wisata WC.

Nyam... Nyam... Mmmm.... Glek.. Glek... Aahhh... Kenyang sudah. Tinggal nunguin yang sedang makan. Setelah semua selese melakukan aktifitas disitu, kita langsung melanjutkan perjalanan untuk pulang.

Perjalanan yang panjang dan melelahkan. Silau matahari seakan mampu menembus tulang rusukku. Panas. Begitu akan memasuki Kendal, kita diberi “wewenang” untuk makan siang di Salsabil, tapi bayar sendiri.

13.15 WIB, kita sampai di Salsabil. Yang lain melakukan aktifitasnya. Aku hanya berada di bis saja. Bersama dengan beberapa anak yang juga tidak memiliki aktifitas. Tiduran sejenak. Menunggu yang lainnya kembali ke bis.

Kita melanjutkan perjalanan lagi. Kali ini langsung tanpa transit. Karna Cuma butuh waktu 2 jam untuk sampai Pekalongan. Perjalanan berlanjut. Lelah menghampiri.

Tepat pukul 15.11 kita sampai di perbatasan Pekalongan Batang. Tinggal beberapa langkah lagi. Akhirnya kita bisa menghirup udara Pekalongan lagi. Alhamdulillah. Walaupun banyak sekali kekecewaan, namun kita tetap bersyukur masih diberi nafas.

Dan, kita sampai di SMANKA pukul 15.56 WIB. Suasana langsung gaduh. Di depan sekolah banyak orang tua yang menanti anaknya. Kemudian, semua berlalu begitu saja. Pulang ke rumah dengan tenang. Damai.

Saat aku menulis ini, suasana hatiku sedang kacau. Ada sesuatu. Ya. Adakah yang bisa membantuku?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ojo gawe spam yo?